Tentang Saya

Nama Lengkap:

Paber Parluhutan Sinaga

Saya selalu dipanggil dengan Paber. Menurut ibu saya nama saya didasarkan atas: Paber dari kata Pebruari, karena saya lahir pada bulan Pebruari. Parluhutan bermakna seluruhnya atau lengkap, karena saya anak bungsu jadi anak orang tua saya sudah lengkap. Sinaga adalah marga yang diwariskan bapak kepada saya.

 

Tempat Lahir:

Sipanganbolon

Menurut cerita para orang tua, kata sipanganbolon berasal dari dua kata sipangan dan nabolon. Konon beberapa waktu yang lampau ada seekor gajah terjepit di sebuah tempat di harangan sitahoan yaitu hutan yang berada di kaki bukit barisan daan persis di bagian utara kampung Sipanganbolon. Tempat itu kemudian dikenal dengan nama Songsongan Gaja. Karena gajah itu tidak bisa melepaskan diri, akhirnya mati dan orang-orang di sana menyembelih gajah tersebut dan dimasak lalu dimakan rame-rame. Demikianlah gajah yang merupakan hewan besar dimakan dan terciptalah Kata Sipanganbolon. Sipanganbolon adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Propinsi Sumatera Utara. Ke sebelah utara berbatasan dengan Kecamatan Tanah Jawa, ke sebelah timur dan selatan berbatasan dengan Kabupaten Toba Samosir dan ke sebelah barat berbatasan dengan kelurahan Girsang. Sipangan bolon berjarak sekitar 8 km dari kota Parapat- ibu kota kecamatan, 40 km dari kota Pematang Siantar-ibu kota kabupaten dan sekitar 182 km dari kota Medan-ibu kota provinsi.

 

Tanggal Lahir:

29 Februari 1976

Saya lahir pada tahun kabisat, sehingga hari lahir saya hanya muncul sekali dalam empat tahun. Saya mengetahuinya pada tahun 1988 saat saya duduk dikelas 6 SD. Ketika ada seorang guru – Bapak Samosir – memanggil saya maju ke depan kelas tanpa aku tahu alasannya. Dia bertanya “Apa yang dimasak ibuku hari ini ?”. Aku jawab tidak tau, karena memang benar-benar aku tidak tau. Dia melanjutkan pertanyaannya “Apakah ibumu tidak memotong ayam hari ini?”. Aku lagi-lagi menjawab tidak tau pak guru. Lalu dia berkata “Hari ini adalah hari ulang tahunmu dan ini hanya terjadi sekali dalam empat tahun. Seharus nya ibumu memasak masakan enak untuk merayakannya”. Sejak itulah aku selalu ingat hari lahirku, walaupun tidak pernah dirayakan. Hal ini terjadi karena di keluarga kami tidak memiliki tradisi merayakan ulang tahun. Ada sebuah mimpi untuk membentuk komunitas orang-orang yang lahir 29 Februari. Bisa gak ya…..???

 

Pendidikan Formal:

1. 1982-1988 Sekolah Dasar Negeri 2 Sipanganbolon

Sekolah ini berada sekitar 200 m dari rumah orang tuaku. Hampir semua bangunan digunakan sebagai ruangan kelas. Hnaya satu ruangan yang digunakan sebagau kantor Kepala Sekolah merangkap ruangan guru, merangkap perpustakaan, merangkap tempat menyimpan peralatan-peralatan sekolah dan merangkap yang lain-lain. Sekolah ini memiliki halaman depan dan halaman belakang yang cukup luas. Halaman depan digunakan sebagai lapangan upacara setiap hari senin pagi dan hari besar nasional lainnya. Halaman depan digunakan juga sebagai tempat senam pagi dan tempat bermain bola, main kasti dan banyak permainan lainnya. Pada sisi paling depan halaman ini ditanami pohon-pohon yang rindang dan lebih dari separuh halam ditumbuhi rumput, sehingga halaman ini benar-benar sangat cocok untuk tempat bermain nak-anak. Selain halaman depan, halaman belakang juga ditumbuhi rumput dan sering digunakan sebagai tempat bermain. Namun di halaman belakang ini ada sedikit yang mengganggu, yaitu aroma pesing dari bekas air kecing anak-anak. Hal ini terjadi karena wc darurat satu-satunya tidak berfungsi.

Di kelas satu teman sekelas saya ada 18 0rang yaitu: Kamson, Mula, Hite, Diri, Sihar, Asrol, Binhot, Diana, Gusti, Marlina, Novelina, Esri, Santo, Lukman, Darwin, Mangapon, Juris, Rimhat. Di kelas dua Sihar pindah sekolah ke Kisaran mengikuti orang tuanya yang pindah ke sana. Di kelas empat ketemu dengan James yang tinggal kelas. Di kelas lima James tidak ikut karena dia tinggal kelas dan tidak mau sekolah lagi karena umurnya sudah terlalu tua. Selama SD dari kelas satu sampai kelas enam saya dipercaya guru dan teman-teman menjadi ketua kelas yang kerjanya membosankan yaitu membariskan teman-teman di pagi hari, memberi komando siap gerak setiap memulai jam pelajaran, memegang buku absensi dan kunci ruangan kelas dan pekerjaan yang membosankan lainnya.

Guru-guru saya selama SD: Bapak Kepsek Sitorus, Tinggal di Parbatasan. Setiap pagi dia datang kesekolah menaiki sepeda motor bebek astrea tujuh tiga (ASTUTI). Dia guru yang sangat dihormati, penuh wibawa dan disiplin. Dari dialah aku belajar tentang disiplin dan menghormati orang lain. Pak Sinaga, tinggal persis di depan rumah orang tuaku. Wajahnya mirip sekali dengan tokoh Pak Broto di sinetron Losmen yang pernah disiarkan TVRI pada tahun 80-an, apalagi kalau potongan kumisnya dibentuk seperti potongan kumis jojon. Kalau disekolah aku memanggil dia Pak, tetapi di luar sekolah aku memanggil dia Amang uda mengikuti aturan partuturan. Pak sinaga spesial mengajar bahasa indonesia. Dari dia aku belajar berbahasa indonesia, karena memang bahasa yang aku tau sebelumnya hanyalah bahasa batak toba. Bu Sinaga, tinggal di parapat. Kami menyebut dia “Encik Sinaga”. Entah darimana asal mula sebutan “Encik” tersebut, aku tidak pernah tau. Bu Sinaga mengajar kelas satu dan kelas dua (kelas dua masuk setelah kelas satu pulang). Dia mengajar layaknya guru TK, karena memang waktu itu di kampungku belum ada TK sehingga anak-anak langsung masuk kelas satu SD tanpa melalui TK. Dia guru yang baik, sabar dan pintar. Dialah yang mengajari aku membaca, menulis dan berhitung. Bu Siallagan, tinggal di Parapat. Dia mengajar kelas tiga. Dia juga guru yang baik dan disiplin sama seperti guru yang lain. Bu Sianipar, tinggal di perumahan guru persis di belakang sekolah kami. Di luar sekolah aku memanggil dia Akkang, karena dia menikah dengan anak inang tua. Bu Sianipar mengajar Agama Kristen, karena hanya agama kristen yang ada dikampung waktu itu. Dia guru yang menyenangkan. Pak Manurung, tinggal di kampung Paropo. Dia khusus mengajar olah raga. Guru yang unik, suka melucu tapi sekaligus suka menampar pipi murid. Tamparannya juga unik, tangan kirinya mencubit pipi kanan si murid dan tangan kanannya menampar pipi kiri si murid dan ini dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Namun demikian dia guru yang baik hati. Aku belajar SKJ pertama sekali dari dia. Pak samosir, tinggal di Sibaganding. Mengajar ilmu alam. Guru yang Smart. aku belajar banyak ilmu pasti dari dia. Tapi entah kenapa dia dipensiunkan dini. Pak Saragi, tinggal delapan rumah dari rumah orang tuaku. Dia guru yang sangat pintar, mengajar matematika, tetapi sangat “kejam”. Sering memukul murid dengan tangan atau pengggaris kayu. Di luar sekolah aku memanggil dia Tulang karena dia adik kandung ibuku. Pak Kepsek Sinaga, tinggal di Parapat. Menggantikan kepsek Sitorus yang dipindahkan ke SD1 ketika aku kelas 5. Tidak terlalu banyak yang aku ingat dari dia. Hanya wajahnya yang kempot karena dugaanku gigi gerahamnya sudah pada ompong. Mereka semua adalah guru-guru yang berdedikasi tinggi.

Masa SD adalah masa bermain paling menyenangkan.

 

2. 1988-1991 Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Parapat

Sekolah ini berjarak sekitar 10 km dari rumah orang tuaku. Karena itu saya harus naik angkutan ke sekolah. Waktu itu ongkos angkutan anak sekolah Rp. 100 per orang. SMP N 2 PARAPAT berlokasi di dua tempat. Ada di lokasi A yaitu persis di bawah lapangan golf dan lokasi B berada di Guluan, dekat dengan kompleks pemakaman umum Guluan. Separuh kelas satu, kelas dua dan kelas tiga di tempatkan dilokasi A dan separuhnya lagi ditempatkan dilokasi B. Aku ditempatkan dilokasi B dan aku sangat kecewa, karena menurutku siswa yang pintar ditempatkan di lokasi A sedangkan siswa yang bodoh ditempatkan di lokasi B. Tetapi di kemudian hari aku menikmati lokasi B tersebut karena aku bertemu dengan teman-teman baru yang menyenangkan seperti: Rihat, Sarman, Robin, Dunot, Holden, Juang, Parlin, Daya, Julianus, Ridwan, Gibson, Betjon, Lintong, terlebih lagi dengan Tami, Lely, Elli, Juliana, dan si cantik Maria – dimanakah kalian sekarang? – dan juga teman-teman yang lain, dan lagi di kemudian hari aku tau kalau di lokasi b juga banyak siswa yang pintar. Selama SMP aku sangat senang ke sekolah hanya karena setiap hari aku bisa melihat danau toba dari dekat. Apalagi kalau hari sabtu, sepulang sekolah pasti singgah ke pekan tigaraja yang persis di tepi danau toba. Sungguh sangat menyenangkan. Setiap ke pekan tiga raja pasti tidak lupa menonton “Parkoyok-koyok”- tukang jual obat yang pintar ngomong.

Masa SMP adalah masa mengenal lawan jenis yang sangat indah.

 

3. 1991-1994 Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Pematang Siantar

Sekolah ini berada di ibukota kabupaten yang jaraknya sekitar 50 km dari rumah orang tuaku. Karenanya saya harus kost di Siantar. Awalnya aku kost dirumah Tulang, tetapi 8 bulan kemudian aku pindah kost ke rumah marga Sitinjak di Jl.Stadion.

SMA N2 Siantar yang sering kami sebut dengan SMANDU waktu itu merupakan SMA favorit di kota Siantar. Di kelas satu saya bertemu dengan teman teman baru yang kepintarannya sangat jauh di atasku seperti: Agusten, Richardo, Viodonoriva, Adrian, Salomo, Iwan, Albert, dan yang lainnya. Awalnya aku minder dengan kemampuan mereka, tetapi aku belajar banyak dari mereka. Mereka adalah orang-orang pintar yang baik hati. Mereka mau membagikan cara belajar yang efektif, membagikan cara-cara cepat (carcep), membagikan informasi tentang bimbingan test dan banyak lagi. Dengan kerja keras, aku berusaha, beradaptasi agar aku tidak kalah dari mereka, sehingga waktu yang ada di sekolah dan dirumah (kost) digunakan untuk belajar dan belajar. Masa paling indah di SMA bagi banyak orang jadi terlewatkan.

Masa SMA adalah masa belajar keras menuju PTN impian

 

4. 1994-2000 Teknik Mesin Universitas Sumatera Utara

Universitas ini terletak di ibu kota provinsi. Saya pindah kost ke medan tepatnya dikampung susuk Padang bulan. Di Teknik mesin USU betemu dengan teman-teman baru yang kemampuannya hampir sama. Tidak ada yang terlalu pintar dan tidak ada yang terlalu bodoh seperti ketika di SMA. Uniknya kami satu angkatan semuanya laki-laki (sering kami sebut Cap Lonceng). Karena semuanya laki-laki, maka suasana menjadi seperti dunia tanpa perempuan. Mahasiswa yang berambut gondrong, bercelana jeans yang di dengkulnya sobek, berkaos oblong yang mungkin sudah dipakai sejak tiga hari yang lalu. Bersendal jepit, bermain kartu di kantin dan sebagainya menjadi pemandangan sehari-hari. Kadang-kadang terjadi perkelahian antar fakultas.

Di masa kuliah inilah saya merasa menjadi manusia yang bebas sebebas-bebasnya. Bebas melakukan apa saja yang saya mau. Bebas pergi kemanapun yang saya inginkan. Dan dimasa inilah saya mulai berpikir tentang sebab akibat, berpikir tentang sekitar, tentang dunia, tentang hari esok, bahkan tentang keTuhanan. Dimasa ini juga banyak sahabat yang datang dan pergi.

Masa kuliah adalah masa mempersiapkan hari esok yang cerah

 

Pendidikan Non Formal:

1. 1992-1993 Kursus Bahasa Inggris di Perguruan MARS Pematang Siantar

Kursus bahasa inggris selama setahun di Perguruan Mars. Guru pengajarnya adalah bapak Tambunan pendiri, pemilik dan sekaligus pengajar di perguruan mars. Cara pengajarannya sangat disiplin. masuk harus tepat waktu, siswa yang tidak mengerjakan pr, tidak bisa menjawab pertanyaan dan tidak disiplin akan dipukul memakai tongkat rotan. Tidak peduli laki-laki atau perempuan, tua atau muda. Semua akan kena bila tidak disiplin. Aku ingat sebuah lagu wajib yang diajarkan disana berjudul “There’s a school in the city of Siantar”

 

2. 1997 Kursus komputer di TRICOM Medan

Kursus komputer di Tricom medan selama 6 bulan. Belajar tetang MS-Office, khususnya MS-Word dan MS-Excel. Disinilah aku belajar tentang komputer dengan benar. Sebelumnya saya tau komputer secara otodidak walaupun di kuliah ada satu mata kuliah BASKOM (Bahasa Komputer). Waktu itu masih banyakkomputer yang memakai Discette Operating System (DOS) dengan Wordstar dan Cwriter untuk pengolah kata dan Lotus 123 untuk pengolah data. Data disimpan di dalam diskette yang berukuran besar yang sekarang sudah tidak ada lagi. Di Kursus ini bertemu dengan teman baru teristimewa si manis Mona.

 

3. 1998 Kursus Bahasa Inggris di PJK USU

Kursus bahasa inggris di PJK usu selama 3 bulan. Belajarnya sangat berbeda dengan ketika di Mars. Kursus kali ini bersifat aktif, dimana para siswa harus mengikuti metode pengajafan secara aktif. Barbicara/ bercerita di depan kelas, berdiskusi, bermain games, berdebat , bernyanyi dan lain-lain yang semuanya dilakukan dalam bahasa inggris. Awalnya sangat susah, tetapi hasilnya sangat memuaskan.

 

Pendidikan Kedinasan

1. Diklat Orientasi di Caringin Bogor

Diklat ini merupakan diklat pertama yang harus diikuti pegawai baru dilingkungan departemen energi dan sumber daya mineral. Berlangsung selama satu minggu. Diklatnya berupa belajar di ruang kelas dan outbond dilapangan terbuka. Materinya berupa pengetahuan tentang keorganisasian, mind setting, team work dll.

 

2. Diklat Prajabatan di Pusdiklat Tambang Mineral dan Batu bara Bandung

Diklat ini berlangsung selama 2 minggu. Belajar tentang ketatanegaraan, komunikasi yang efektif, administrasi perkantoran, etika PNS, Dinamika Kelompok, patriotisme, profesionalitas dll. Diklat ini menjadi salah satu syarat mutlak yang harus dilalui semua PNS yang ada di Indonesia. Diklat ini sangat mengasyikkan, bukan karena materinya tetapi karena bisa jalan-jalan di kota Bandung …mmmmm. Namun sesungguhnya Diklat ini membuka mata saya bahwa PNS itu satu profesi yang menjanjikan secara positif. Merubah paradigma saya sebelumnya bahwa PNS itu adalah pekerjaan kelas 2, profesi yang terpinggirkan, tidak bergengsi, penghasilan kecil dan banyak hal tidak mengenakkan lainnya. Di diklat ini semuanya itu dipatahkan.

 

3. Diklat Konservasi Energi pada Bangunan gedung di Pusdiklat KEBT Cimanggis

Di diklat ini diajarkan bagaimana caranya melakukan penghematan pemakaian energi di gedung seperti pengkondisian udara, penerangan, pompa air, pemanas dll. Di sini juga diajarkan tentang Audit Energi. Di diklat ini saya jadi tau kalau mayoritas penduduk indonesia dari semua kalangan masih boros dalam menggunakan energi. Indonesia yang sedang mengalami krisis energi ini sadar atau tidak telah membuang banyak energi dengan percuma.

 

4. Diklat Sampling Flue gas pada Cerobong industri di LIPI Bandung.

Diklat ini mempelajari mengenai cara-cara pengambilan sampel gas buang cerobong pada industri. Sampel ini nantinya diuji untuk megukur kwalitas gas buang tersebut. Semua industri harus memenuhi standar kwalitas gas buang yang ditentukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk mecegah kerusakan lingkungan akibat polusi udara.

 

5. Diklat PLTN di Pusdiklat BATAN Pasar Jumat


6. DIKLAT Konservasi Energi di Tokyo, Jepang

 

 

 

Seminar-seminar

1. Loka karya kimia pembangkit di Indonesia Power

2. Seminar Pengawasan Nuklir di BAPETEN

3. Seminar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir di BPPT

4. Seminar Pro dan Kontra Pembangunan PLTN Muria di Harian Suara Merdeka Semarang

5. Kolokium Hasil-hasil penelitian P3TKEBT tahun 2006 di Bidakara

6. Kolokium Hasil-hasil Penelitian P3TKEBT tahun 2007 di gedung Forum Lemigas

7. Forum Litbang di Wisma Kartini

Pengalaman Kerja:

1. 2002 PT Mitra Lestari Putra Perkasa

Perusahaan ini bergerak dibidang penjualan barang keperluan rumah tangga door to door seperti mesin cuci, vacuum cleaner, ozon dan high pressure cleaner. Di sini saya bekerja selama sebulan sebagai sales marketing yang harus menjajakan barang dari pintu ke pintu. Pagi hari setiap jam tujuh sudah di drop di kawasan perumahan. Mengetok pintu dari rumah kerumah, menawarkan barang, memperagakan barang yang dijual. Jam 12 siang kembali ke kantor untuk mengikuti pengarahan dan evaluasi. Jam 2 kembali lagi ke perumahan menjajakan barang. Jam 7 malam kembali ke kantor memulangkan demo kit. Demikian setiap hari dari senin sampai sabtu dan kadang-kadang hari minggu juga. Di sinilah saya rasakan betapa sakitnya mencari duit. Sering kali kita diusir oleh pemilik rumah, diusir oleh pembantu, diusir oleh satpam perumahan bahkan pernah diusir oleh anjing…. Namun disinilah saya belajar marketing yang sebenarnya. Belajar menghhargai dan menghormati orang lain. Belajar menguasai emosi. Belajar merendahkan hati dan belajar berserah kepada Tuhan. Tidak lama aku di sana karena ada panggilan test dari inalum dan testnya diadakan di ITB Bandung.

 

2. 2003-2006 PT Deka Adhinusa

Kalau sebelumnya saya selalu melamar pekerjaan melalui iklan lowongan yang saya baca dikoran, di internet, di kampus atau informasi dari teman, kali ini aku memuat iklan di sebuah majalah yang diterbitkan oleh gereja Katedral Jakarta. Dari iklan inilah saya diterima bekerja di PT.Deka Adhinusa.

Perusahaan ini beralamat di Perkantoran kota Grogol Permai blog G no. 21 Jalan Prof Latumeten Grogol Jakarta Barat. Perusahaan ini bergerak dibidang Penjualan, distributor, agen dan dealer Pompa, Blower dan Vacumm Pump untuk keperluan industri. Produknya adalah buatan Amerika dan Eropa. Saya bekerja di bagian Aplikasi Engineer yang bertugas melakukan seleksi, kalkulasi, komunikasi ke pabrik atas permintaan penawaran yang diperoleh oleh Sales Engineer. Kadang-kadang berfungsi juga sebagai internal sales yaitu menerima permintaan penawaran yang datang ke kantor baik lansung, via telepon, surat, Fax atau email. Bekerja dari jan 8 pagi sampai 5 sore dengan istirahat siang satu jam. Disini pengetahuan saya tentang manajemen, teknik, komunikasi, bisnis, strategi dll bertambah. Di sini saya belajar mulai dari menggunakan mesin Foto copy sampai penyiapan dokumen proyek pengadaan pompa untuk perusahaan oil and gas internasional. PT Deka Tempat belajar banyak hal.

 

3. 2006-sekarang Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral

Di Departemen ESDM saya bekerja di unit eselon dua Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan dan Energi Baru Terbarukan (P3TKEBT) sebagai seorang perekayasa. P3TKEBT ini bertugas mengadakan penelitian dan pengembangan mengenai ketenagalistrikan yang ada di Indonesia. Di sini ada dua jenis jabatan utama yaitu peneliti dan perekayasa. Peneliti bertugas mengadakan penelitian dan perekayasa bertugas mengadakan perekayasaan atau pengembangan. Adapun kegiatan yang saya ikuti adalah Kegiatan perancangan boiler skala kecil berbahan bakar sampah biomassa sisa hasil pertanian dan perkebunan untuk menghasilkan listrik dan mengeringkan hasil pertanian/ perkebunan. Kegiatan berikutnya adalah pembangunan boiler skala laboratorium.

 

 

Adapun penelitian-penelitian yang telah dan sedang dilakukan P3TKEBT adalah:

1. Penelitian PLTMH (Pembangkit listrik tenaga mikro hidro)

2. Penelitian Bio Gas

3. Penelitian pemanfaatan Panas Bumi

4. Penelitian Energi Angin

5. Penelitian Energi Surya

6. Penelitian Energi gelombang Laut

7. Penelitian Study PLTN

8. Penelitian Fuel cell

9. Penelitian konservasi Energi

10. Penelitian Boiler

11. Penelitian lingkungan energi

12. Penelitian generator putaran rendah

13. Penelitian lampuhemat energi

14. Penelitian Turbin/kincir

15. Dll

 

P3TKEBT

Beralamat di:

Jl.Ciledug Raya Kav 109

Perkantoran LEMIGAS

Cipulir- Jakarta Selatan

 

Lain-lain

1. Hobby Membaca

Membaca apa saja kecuali pikiran orang lain…mmm

Membaca text book, cerita fiksi, non fiksi, biografi, majalah, koran, blog, dll

 

2. Buku Favorit

· Tetralogi Laskar pelangi karya Andrea Hirata yang terdiri dari Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor dan Maryamah Karpof (belum terbit). Bercerita tentang kesederhanaan, perjuangan, impian, kerja keras, pendidikan, semangat, prinsip, kepatriotan.

· The Seven Habit foe Higly Evective People. Menjabarkan cara-cara menjadi manusia yang evektif dan berkwalitas tinggi.

· Your Best Life Now Menjelaskan tentang bagaimana menikmati hidup yang sekarang dengan penuh kegembiraan, kemudahan sesuai dengan firman Tuhan

· Blue Ocean Strategi. Menjelaskan tentang sebuah strategi baru yang mengenai bisnis

· Memoar of a geisa bercerita tentang perjuangan seorang anak yang bekerja sebagai geisa di jaman perang duniake dua di kota kyoto jepang.

· Secret mengungkap rahasia alam semesta dimana manusia dapat memperolehapa yang dia inginkan dengan kekuatan pikiran.

· Setengah penuh dan setengah kosong berisi kumpulan cerita bijak yang menginspirasi, menggugah dan mencerahkan

 

3. Acara TV Favorit

· Oprah Winfrey Show di Metro TV

· Kick Andi di Metro TV

· Suami-suami takut isteri di Trans TV

· Jelang siang di Trans TV

· Goodmorning on the weekend di Trans TV

· The Coffe Bean Show di Trans TV

· Demograzy di Metro TV

· Todays Dialogue diMetro TV

· MTV Ampuh di Global TV

· Wold Cup dan Euro di RCTI

· Gula-gula di Trans TV

· Potret di SCTV

· Smart bussines with Mario Teguh di O Channel

· Perfect Number di O Channel



Iklan

16 Replies to “Tentang Saya”

  1. Horas p’ paber….

    Masih inget m ak g ???? Tita yg dulu di PT. Deka Adhinusa… pasti inget dk. Skr ak ker d SMKN 13 Bandung smbil kul d UNINUS. Btw….kumisnya kmn tuh ???? Pasti krn kesiangan bangun, lupa nempelinnya lagi… Hehe…… Ak bca cerita ultah DK yg ke-14 jd kngen bgt wktu ker d sana n kgen jg m tmen2 d sn. Kngen bgt wktu mkan siang bareng, bcanda pokoknya bnyak bgt knangannya. Klo ada diklat d bdg…… mampir ath k dago….hehe…..

  2. Hai Tita….!

    Aku pasti ingatlah. Pegawai yang paling cantik se-Deka…..he…he…he…. (benaran lo…) Pegawai yang paling baek, yang mau dimintai tolong sampai malam mengirim email kl aku dan pak Titus pulang dari Punj Lloyd. Atau hari sabtu dimintai bantuan sampai sore…. ingatkan…?

    Benar sekali….! Di deka banyak sekali kenangan. Tapi ketika aku ke sana udah banyak teman-teman kita yang pindah seperti Yudi, Purwanto, Saol, Bina, Lisa dan Iwan.
    Sekarang sudah banyak pegawai baru.

    Oiya Tita sekarang kerja disekolah ya…? Jadi guru…?

    Masalah kumis, memang sengaja aku potong sejak di kerjaanku yang sekarang. Pengen tampilan baru….:)

    Nanti kapan-kapan kalau aku ke Bandung aku akan singgah di Dago….

    Makasih ya Ta… kamu udah singgah di Blog ini

  3. boleh dong kenalan nambah temen. blom prnah punya temen br batubara kan…? tapi mgkn gk smanis dan scantik temen2nya ito ato yg boleh jd temen ito ada syaratnya gk? jd kt tau mmnuhi syarat pa gk? saya betty br batubara anak k 9 dr 9 brsaudara byk ya maklum dhuta ngali (dingin) hee…met kenal ya..

  4. Hallo Appara, Slamat Natal & Tahun Baru. Kiranya Tuhan terus memakai dan memberkatimu. Perkenalkan, nama saya Pdt. Udin Timothy Sinaga, S.Th/br Siburian melayani sebagai gembala sidang di Gereja Sidang Jemaat Allah “Kabar Sukacita” Tanjung Morawa, Deli Serdang. Kalau ada rencana mau pulang kampung mampirlah di rumah kita di Tanjung Morawa. Alamatnya: Jl. Sei Merah Gg. Sepakat Dsn V. Tanjung Morawa Telp. 061-7943732 HP. 0812 6523 656
    Sampai disini dulu ya, Tuhan memberkati dan keluarga juga

  5. hai…..lam kenal….Lia sitinjak…..
    sori, buka2 web, eh….ada nyentil2 sitinjak neeehhh….ga nyangka, ito dulu ngekos dirumahku……
    peace……skarang tinggal dimana??????
    dan sudah keluarga???????
    putramu brp??????
    aku di cirebon………
    peace….peace…..
    i like ur experience……..

    1. Salam kenal juga ito. Senang sekali berkenalan dengan ito.
      Sewaktu SMA tahun 1991-1994 saya tinggal atau ngekos di rumah Amangboru Sitinjak yang terletak persis di depan gerbang stadion sepak bola Siantar.
      Amangboru tsb punya anak bernama Tumpak, Lontung dan Baringin. Apakah benar rumah tersebut adalah rumah ito…? Kalau memang benar, boleh saya tau tentang ito…? Bagaimana sekarang keadaan rumah tersebut…? Siapa sekarang tinggal disana…? Apakah Namboru masih ada di sana…?

      Walaupun hanya tiga tahun tinggal disana, tp terlalu banyak kenangan yang masih melekat di ingatan dan tak mungkin untuk dilupakan. Kenangan dengan Amangboru yang suka main catur berjam-jam lamanya, kenangan dengan lae Tumpak yang suka markombur dengan anak-anak kost sampai tengah malam, kenangan dengan masakan Namboru, kenangan dengan Kak Bintang yang sering mengajak teman-teman SPK-nya yang cantik-cantik datang ke rumah, dan banyak lagi.

      Saya sekarang tinggal di Bekasi, tetapi bekerja di jakarta, sudah berkeluarga dan sedang menunggu anak pertama.

      Sekali lagi, terimakasih sudah mau singgah di blog ini. Salam dari saya buat semua keluarga yang pernah tinggal di rumah jl. Stadion itu, tolong disampaikan juga kalau saya merindukan mereka, terlebih kepada Namboru.

  6. Salam Kenal Chelizabeth,
    Terimakasih banyak atas commentnya. Saya di SMP negeri 2 Parapat dari tahun 88-91. Waktu kelas satu kepala sekolah adalah bapak Pangkilim Siburian, setelah kelas dua dan kelas tiga kepala sekolah adalah bapak Gading Muda. Kalau kepala sekolah yang sekarang siapa ya…?
    O..iya ito boru apa dan tinggal dimana…?

  7. Salam Knal Apara.. smg ttp shat dan dlm LindungaNya sll.bgt jg kelrga. numpang mampir ya di blog nya,,, menarik skli… aku jg knl sm pa.Tambunan yg sk bw rotan klo ngajar di mars.. tk lp jg aku dgn mata bpk itu,, mcm juling atw apa ya namanya.. salut aku sm prestasi nya.. smg berkembang lg ya.. H o r a s.

    1. Salam kenal juga buat abang Rudolf F Sinaga. Senang sekali abang mampir di blok ini dan terimakasih atas pujiannya. Kalau boleh tau abang tinggal dimana?
      Abang pernah kursus di Mars juga ya…? Bagi saya Pak Tambunan sangat unik. Orangnya pintar, disiplin, keras, tapi juga suka melawak. Kalau matanya, seingat saya memang agak juling.

      Sekali lagi terimakasih. Sai didongani Tuhan ma manang didia hita maringan, jala dipasu-pasu sude akka ulaonta.
      Horas.

  8. Horas…!!!
    Hai Ber… senang nemuin blogmu ini, apalagi ada namaku tertulis.. sebagai anak pinter lagi. Nanti aku mau tunjukin anakku tuk nambahin semangatnya biar rajin belajar. He..he.
    Aku tahu kamu punya bakat seperti ini Ber…Biasanya yang suka diam, bicaranya keluar melalui tulisan. Kali, aku nyusul nanti bakal jadi sainganmu…tunggu tanggal mainnya.
    Jadi banyak aku tahu tentang dirimu dan yang berhubungan denganmu melalui blog ini. Sebelumnya aku hanya tahu tentang kemampuan gambarmu yang hebat. Anakku yang pertama, sewaktu umur 2 tahun sudah suka gambar, gambarnya seperti asal-asalan tapi aku tahu apa yang dia gambar. Yang dia lihat, dia bisa gambar, walaupun seperti asal-asalan tapi mirip. Kalau disuruh menggambar sesuatu dia lihat dulu dan digambarnya tanpa melihat-lihat lagi gambar yang ditirunya dan hasilnya mirip tapi dengan versinya sendiri. Caranya belajar juga seperti dia menggambar, dia baca dulu dan ketika ditanya dia akan beberkan dengan versinya sendiri. Sampai kelas tiga dia memang juara kelas tapi sekarang di kelas 4 dia rangking 6. Jadi aku ngerasa caranya belajar belum tepat, pasti dari cara dia menggambar itu dia bisa diajarin untuk mengetahui dan mengembangkan bakatnya, tapi aku belum tahu..Gimana ya Ber…dirimukan pakarnya menggambar. Kali ada trik2nya supaya anakku bisa menikmati belajarnya dan tetap berprestasi.
    Gitu aja ya Ber.. Pingin ngobrol yang lain tapi gak tahu apa yang mau dingomongin. Salam kenal buat isteri dan anakmu ya. Anakmu lucu dan buat gemes…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s