Painter of The Wind

Beberapa hari ini setiap sore tepatnya pukul 19.00 – 20.00 wib saya bersama isteri tercinta selalu menyaksikan sebuah drama Korea yang ditayangkan di O channel. Judulnya adalah “Painter of the Wind”. Mungkin tidak banyak orang yang mengikuti drama ini, karena diputar di stasiun televisi yang kurang populer dibanding dengan stasiun tv yang lain dan juga mungkin karena drama ini tidak mengisahkan kisah layaknya sinetron-sinetron indonesia atau reality show yang lagimarak sekarang ini. Bagi saya dan istri drama ini adalah sebuah tontona yang sangat bagus sehingga kami dengan setia mengikutinya setiap hari.

Drama yang dibintangi oleh Moon Geum Yeong dan Park Shin Yang ini diawali dengan cerita 10 tahun yang lalu dimana Seo Jing dan gurunya yang secara misterius dibunuh ketika mereka diberi tugas untuk membuat lukisan raja pada zaman itu. Seo Jing dan istrinya meninggal, mereka masih mempunyai seorang anak perempuan yang bernama Moon Geum Yeong.

Pada saat itu Moon Yeong diadopsi oleh sebuah keluarga pelukis dan merubah identitas Moon Yeong menjadi seorang laki-laki dan mengganti namanya menjadi Yoon Bok. Keluarga pelukis yang mengadopsinya menginginkan agar kelak Yoon Bok menjadi pelukis terkenal. Yoon Bok mulai beajar melukis tapi tidak pernah lupa dengan ingatan ketika orang tuanya dibunuh. Dalam usaha nya untuk menjadi seorang pelukis, Yoon Bok bertemu dengan seorang wanita  penghibur semacam geisha di Jepang bernama Jeong Hyang(Moon Chae Won) dan seorang pelukis ternama di zaman itu bernama Kim Hong Do(Park Shin Yang). Karena bakat yang bagus, Hong Do pun mengangkat Yoon Bok menjadi muridnya, jadi disini Moon Geum Yeong menjadi anak laki-laki yang belajar melukis sekaligus ingin mencari siapa yang membunuh orang tuanya.

Di sisi yang lain ayah dari raja yang berkuasa meninggal karena dihukum. Kematian ayah raja tersebut ternyata ada kaitannya dengan kematian ayah Yoon Bok. Yoon Bok dan Kim Hong Do yang berkat keahlian melukisnya telah diangkat menjadi pelukis kerajaan dan ditugaskan oleh raja untuk mengungkap misteri kematian ayahnya.

Dalam tugasnya untuk mengungkap pembunuhan yang terjadi 10 tahun yang lalu tersebut, terjadi kejadian-kejadian yang tidak diduga, terjadi konflik, terjadi kekerasan dan banyak kejadian lagi yang mengharukan juga menegangkan yang semakin membawa kedua pelukis tersebut ke titik terang pembunuhan ayah Yoon Bok dan ayah raja.

Saya belum tahu bagaimana nanti akhir dari cerita ini, karena ceritanya beum berakhir, namum saya yakin akhir cerita tidak akan mengecewakan.

Pokoknya drama ini begitu bagus hingga menghanyutkan saya dan istri setiap kali menyaksikannya. Salut buat O channel yang berani menanyangkan cerita yang menentang main stream tontonan TV di Indonesia sekarang ini. Saya pikir saatnya TV yang lain juga harus berani meninggalkan tayangan berupa Sinetron-sinetron “sampah” yang tidak mendidik yang menjejali stasiun-stasiun TV Indonesia.

Untuk mengetahui cerita lengkap dari Painter of The Wind silakkan klik di http://www.dramabeans.com/2008/10/painter-of-the-wind-episode-1/

Tapi bahasanya masih dalam bahasa inggris.

Iklan

13 Replies to “Painter of The Wind”

  1. cerita painter in the wind tidak bisa ditebak dan ceritanya tidak membuat bosan orang yang nonton karena ceritanya jelas tidak membuat penonton bingung

    1. Terima kasih atas komentar anggit.
      Saya setuju, cerita ini benar-benar tidak membosankan sehingga kita setia menyaksikannya setiap hari. Namun yang paling menakjubkan adalah banyak nilai-nilai kemanusiaan yang di sampaikan dalam cerita tersebut. Kejujuran, kesetiaan, kerja keras, cinta, romantisme dan sebagainya patut di tiru dari cerita ini.

  2. saya sangat menyukai Painter of the wind karena saya suka menggambar dan sangat tergila-gila pada lukisan.. painter of the wind sungguh luar biasa bagi saya bukan hanya sebuah drama klasik tetapi lebih pada sebuah keindahan alam dan penggambaran karakter yang luar biasa… exellent !!!

  3. saya suka sekali dg filem2 korea apa lg dg yg satu ini painter of the wind critanya bagus mgisahkan cinta antra guru dan anak murid yg cinta yg tak terduga………..da sbuah prjuangan mencapai cita2 serta tekat tuk mengungkap misteri pnbunuhan…. yg trjdi 10 th lalu

  4. saya tidak pernah 1 episode pun dr cerita ini atau pun serial kore yang di tayangka o channel..,munkin karena bosan melihat sinetron2 yang ceritanya monoton…

    setelah serial2 korea sebelumnya akirnya o channel menayangkan cerita kolosal atau berlatar kerajaan …

    semoga edingnya terus menarik,dan semoga pertikaian/perang saudara antara kore selatan dan korea utara segera usai

    Painter of the wind(melukis di atas angin) cerita yang okey….

  5. Mbo ya produser sinetreon Indonesia tuh melek dengan sinetron2 model painter of the wind. bagus banget, gak norak kayak mayoritas sinetron indonesia yang ceritanya itu2 aja. kalo gak rebutan harta, anak hilang. sori neh para produser. mbo ya introspeksi gitu lho. Ayo, kampanyekan, pilih tontonan yang berkualitas.

  6. gila film ini sangat bagus aku suka dengan yoon bok difilm ini sangat tabah dan yoon bok semoga film ini berakhir dengan bahagia.

  7. Saya sebenarnya ngga suka akan film drama..
    Tapi setelah saya menyaksikan ” Painter Of The Wind ” hati saya tersentuh
    film ini sangat bagus banyak unsur positif yang dapat diambil dari film ini.
    Mudah2 an ada kelanjutannya ya…

    Good Movie…10.000 ACUNGAN JEMPOL..

  8. memang film ni keureeeen bgt,,,
    apalagi yg main Moon Geum Yeong.
    ceritanya beda dr yg lain,,,plussss lukisan” yg muncul keren” bgt,,,,,
    trus slalu bikin penasaran,
    bsok apa lagi yh yg bakal trjadi gt…

    acting smuanya total bgt,,,,
    top bgt dh,,,,,,
    oia, Moon manis banget pas pake baju cewe……..

  9. maaf nanya dikit,nama anaknya sebelum di ganti jadi yoon bok bukannya yoon li yah?hehehehehe

    aku juga suka banged dramakorean yang ini
    habis ngasih kesan pemainnya emang bener2 punya keahlian ngelukis, kaya bukan sekedar akting gitu jadinya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s