Selamat Jalan Tulang Munthe (Pdt. Dr. Armencius Munthe)

Dari kiri ke kanan: Juston Sinaga, Imma Sinaga, Ny.Munthe br Tobing, A.Munthe dan Paber Sinaga
Dari kiri ke kanan: Juston Sinaga, Imma Sinaga, Ny.Munthe br Tobing, A.Munthe dan Paber Sinaga

Saya benar-benar berduka dengan kepergian bapak Pdt. Dr. A.Munthe yang saya panggil dengan Tulang Munthe.

Seperti yang pernah saya tulis di blog saya https://pabersinaga.wordpress.com/2009/03/24/tulang-armensius-munthe/ Tulang Munthe sangat berkesan bagi saya. Dia adalah orang hebat tetapi sederhana yang mau memberikan perhatiannya kepada orang- orang kecil seperti saya.

Kalau saya pikir-pikir Tulang munthe yang waktu saya kecil menjabat sebagai Eporus, tidak mungkinlah mengunjungi rumah kami yang cukup sederhana. Orang-orang yang dia kunjungi harusnya orang-orang hebat, para pejabat di negeri ini dan orang-orang penting, apalagi secara kekeluargaan kami tidak memiliki hubungan apa-apa, dari hubungan gereja juga tidak, hanya karena Tulang Munthe pernah berteman dengan bapak saya sewaktu mereka SMP. Saya tidak tau sedekat apa hubungan pertemanan mereka ketika itu. Namun yang pasti Tulang Munthe sering datang ke rumah kami, bahkan ketika kakak saya menikah, dia juga hadir, sehingga saya menganggap Tulang Munthe sudah seperti tulang kandung saya. Perhatiannya itu yang tidak bisa saya lupakan. Ditengah-tengah kesibukannya sebagai pimpinan tertinggi GKPS, dia masih menyempatkan waktunya untuk mengunjungi rumah kami.

Pernah beberapa tahun keluarga kami kehilangan kontak dengan Tulang Munthe setelah dia pensiun. Namun berkat bantuan internet kami bertemu kembali dan terahir bertemu di Jakarta bulan April yang lalu. Pertemuan yang sederhana namun penuh makna. banyak hal yang kami perbincangkan. Banyak kisah lama yang sangat berkesan yang kami kenang kembali. Pertemuan itu begitu akrab dan hangat. Banyak kisah lucu yang diceritakan Tulang Munthe yang selalu membuat kami tertawa. Ah… rasanya ingin kembali mengulang pertemuan itu. Di pertemuan itu saya mendapat alkitab perjanjian baru edisi bahasa indonesia sehari-hari dan buku biografi dari Tulang Munthe. Dari buku biografi itu saya semakin mengenal dia. Saya jadi tau masa kecilnya, saya jadi tau perjuangannya. Saya semakin mengagumi dia.

Namun hari minggu kemarin aku mendapat berita itu. Seperti biasanya setiap hari minggu aku berangkat ke gereja, tepatnya Gereja HKBP Rawamangun Jakarta. Sesampainya di gereja aku duduk kemudian seperti biasa aku mengambil HP-ku untuk menonaktifkannya. Aku tidak ingin HP itu mengganggu ibadah yang akan aku ikuti. Aku melihat dilayar hp itu sebuah sms masuk yang belum aku baca. Sms itu dikirim jam 2 dini hari oleh Pdt. Aruan. SMS itu lagsung aku baca dan alangkah kagetnya aku. Isi SMS itu :

+6281534846xxx

26-Jul-2009 02:02

Syalom faber. Berita

dukacita telah pulang

k surga : Pdt. Dr. A

munthe. Mlm ini.

Dsemayamkan d jaln

Flamboyan 1 no 12.

Mdan tuntungan. Gbu.

Pdt aruan.

Aku ingin segera membalas sms itu, tetapi kebaktian sudah dimulai. Selama kebaktian hatiku kacau. Yang ada dipikiranku hanyalah wajah Tulang Munthe dan berharap kebaktian segera usai.

Usai kebaktian aku langsung pulang dari gereja. Di dalam angkutan umum aku mencoba menghubungi kakaku yang tinggal di Bekasi untuk memberitahukan berita tersebut, tetapi tidak diangkat, lalu berita itu aku kirim melalui sms. Berita itu juga aku sms ke abang Ben di Halim dan ke Ito di kampung Sipanganbolon. Dan Ito di Sipanganbolon menyatakan akan berangkat ke Medan untuk melayat tulang itu. Aku menitipkan pesan agar ito itu menyampaikan salamku kepada nantulang dan keluarga.

Kepergian Tulang Munthe memang membuat aku sangat  berduka. Namun saya percaya Tulang Munthe tetap hidup di dalam hati orang-orang kecil yang pernah dia sentuh seperti saya. Saya juga percaya Tulang Munthe mendapat tempat yang indah disisi-Nya. Saya hanya berharap mudah-mudahan saya bisa mencontoh Tulang Munthe dalam hidup saya. Pekerja keras, pejuang, penuh perhatian, sederhana, selalu gembira dan banyak lagi.

Selamat jalan Tulang Munthe…

Iklan

4 pemikiran pada “Selamat Jalan Tulang Munthe (Pdt. Dr. Armencius Munthe)

  1. Tadi malam peci dari tulang Girsang sudah dikembalikan kepada anak laki-laki yang tertua dan Dr Dr Armencius Munthe digantikan anak-anaknya. Ke dapan, kita akan melihat sosoknya pada pribadi-pribadi muda ini. Kita doakan semoga di dalam diri mereka kita menemukan Dr A Munthe yang baru!

    Patah tumbuh, hilang berganti! .

  2. Saya anak kedua dari Dr. Armencius Munthe mengucapkan terimakasih atas tulisan yang lae buat. Memang masih banyak hal-hal yang belum kami ketahui mengenai Bapak, dengan adanya tulisan ini, dapat menyegarkan ingatan kami akan sosok Bapa yang telah mendahului kita. Sekali lagi atas nama keluarga besar Dr. Armencius Munthe saya ucapkan terima kasih.
    Syalom.

    Markus Leonhard Munthe

  3. In Memoriam Pdt. Dr. Armencius Munthe ( 1934-2009)

    ” Dia Telah Pergi ”

    25 Juli 2009 , pkl. 21.40 wib , Pastor (Pendeta) A. Munthe telah pulang ke surga. semua orang yang mengenalnya – merasa sangat kehilangan , seorang yang pribadi yang baik , jujur, ramah , banyak memberi , cerdas , rendah hati , peduli , sederhana , dll.

    75 – 5 – 13 : ( 75 tahun ; 5 bulan ; 13 hari )

    sebuah perjalanan kehidupan dari anak manusia ( pastor A.Munthe ) di dunia ini. Untuk segala sesuatu dibumi ini ada masanya , bagi kitalah – generasi muda sebagai penerus dari karya dan teladan yang telah dicontohkan oleh pastor A. Munthe.

    Benarlah apa yang dikatakan oleh Kitab Ibrani

    Ingatlah Akan Pemimpin-Pemimpin kamu , yang telah menyampaikan Firman Allah kepadamu , Perhatikanlah akhir hidup mereka dan Contohlah Iman mereka.

    Ingatlah —- Perhatikanlah —- & Contohlah.

    Selamat Menjalani Kehidupan

    God Bless And Keep You

    Pastor Aruan
    Asisten Pribadi Pdt. Dr. A. Munthe
    Medan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s