Mungkin (kapan) kah Ada Sebuah Film Berlatar belakang Danau Toba dan Tanah Batak…?

tano toba

Ketika Film layar lebar berjudul Laskar Pelangi di putar di bioskop-bioskop, para penonton beramai-ramai membeli tiket.  Film Laskar Pelangi diangkat dari sebuah novel laris yang mengambil latar belakang pulau belitung. Mungkin bahkan pasti sebelum adanya film dan novel Laskar Pelangi, pulau belitung merupakan daerah yang sangat asing dan tidak dihiraukan banyak orang. Tetapi setelah Film Laskar Pelangi menghiasi layar-layar bioskop, pulau belitung tiba-tiba sangat terkenal, tiba-tiba menjadi buah bibir banyak orang, tiba-tiba beritanya menyebar bagaikan firus ke seluruh penjuru Nusantara bahkan dunia.

Laskar pelangi telah sukses memperkenalkan pulau belitung, sebuah pulau kecil di selat karimata, di ujung laut cina selatan. Namun di lain pihak film ini juga sukses secara komersil yang mampu meyedot lebih dari lima juta penonton. Sebuah penjualan yang luar biasa. Dari sisi kwalitas film juga tidak kalah. Barbagai penghargaan diperoleh di dalam dan di luar negeri. Bahkan film ini memjadi salah satu film yang menjadi favorit di berbagai festival film dunia.

Maaf… saya tidak mau memuja-muja film Laskar Pelangi, tetapi saya mau mengatakan bahwa sebuah film dapat menjadi media yang sangat efektif untuk menyuarakan sesuatu apakah itu peristiwa, orang, tempat, budaya, kisah atau apa saja tanpa harus mengorbankan sisi komersial dan nilai seni film itu.

Aku jadi berpikir seandainya ada produser dan sutradara yang mau membuat film dengan setting dan latar belakang danau toba dan tano batak, mungkin juga akan mampu menyuarakan danau toba dan tanah batak ke penjuru dunia.

Danau toba memiliki banyak sisi dan sudut-sudut yang indah untuk diangkat ke layar lebar. Gunung-gunung yang tinggi, air danau yang terhampar luas, lekuk-lekuk bukit batu menjadi latar yang mempesona. Budaya masyarakat lokal dengan upacara adatnya, tari tor-tor, alat musik gondang, kerajinan ukiran, kerajinan tenun ulos merupakan seni yang layak difilmkan. Bahkan kehidupan keseharian masyarakat lokal tak kalah menarik seperti nelayan penangkap ikan di danau, petani bawang, parrengge-rengge (pedagang sayur mayur), suasana parmitu (peminum tuak) di lapo, aktivitas paragat (penderes air nira), keceriaan parmahan (penggembala), ritual menanam padi dan banyak lagi.

Kapan ya ada produser dan sutradara film yang mau melirik danau toba dan tano batak….?

5 Cara Mengatur Uang Anda

mengatur-2-uploadUang dan pengelolaan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan antara keduanya. Bila manusia tidak mengelola keuangannya maka yang terjadi adalah pengeluaran yang sia-sia, bahkan lebih parah lagi dapat membuat seseorang bangkrut.
Dengan Anda melakukan pengelolaan maka uang Anda setidaknya akan lebih terkontrol. Berikut lima cara pengaturan uang lain yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan Anda masing-masing.
1. Mengumpulkan
Uang tidak datang dengan sendirinya (pada umumnya). Dibutuhkan sebuah usaha keras agar dapat meraih alat pertukaran masa kini tersebut. Perlu diingat, tidak salah bila Anda mengumpulkan uang yang Anda miliki dengan bekerja. Menjadi salah apabila Anda menjadikan uang segalanya.
2. Mengeluarkan
Atur uang Anda terlebih dahulu untuk hal-hal pokok. Jangan memaksakan diri Anda bila hanya memiliki pendapatan yang tidak terlalu besar. Pengeluaran yang tidak seimbang dengan pendapatan akan berakibat Anda akan berutang kepada orang lain.
3. Menyimpan
Anda perlu menanamkan dalam diri Anda bahwa menabung bukanlah sebuah hal yang sulit untuk dilakukan. Sisihkan uang Anda dan masukkan ke rekening tabungan pribadi Anda. Jangan menunda-nunda untuk menabung. Bila itu Anda lakukan yang ada adalah Anda tidak jadi menabung karena uangnya sudah habis Anda belanjakan. Jadi bersegeralah menabung ketika Anda memperoleh uang.
4. Investasikan
Bila Anda memiliki uang yang lebih, Anda dapat melakukan kegiatan investasi. Namun, bagi Anda yang memiliki uang yang tidak terlalu besar. Investasi bisa menjadi alternatif pengeluaran uang Anda agar tidak terbuang percuma hanya untuk keinginan semata.
5. Memberikan
Sebagai orang yang hidup dalam firman Tuhan, Anda tidak dapat menyampingkan hal ini. Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk memberi. Percayalah, bahwa Tuhan tidak pernah sekalipun menutup matanya melihat perbuatan baik yang dilakukan anak-anaknNya di muka bumi ini. Tuhan memperhitungkan semuanya. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak memberi.
Kelima hal diatas adalah hal-hal pokok yang perlu Anda ketahui dalam kehidupan mengelola keuangan sehari-hari. Jangan sampai Anda terjebak dengan masalah-masalah keuangan yang terjadi akibat pengelolaan uang yang salah. Oleh karena itu, marilah mengatur keuangan dengan bijak, cerdas dan cermat.
Sumber http://www.jawaban.com/news/money/detail.php?id_news=090504184123

Onan Tiga Raja

875186063lEntah kenapa aku tiba-tiba teringat dengan sebuah pasar tradisional di Tiga Raja.

Kecamatan Girsang Sipanganbolon memiliki sebuah pasar yang cukup terkenal yaitu Pekan Tiga Raja. Dalam bahasa batak pasar atau pekan dikenal dengan sebutan onan. Terjemahan langsung onan ke bahasa indonesia adalah on= ini, an=itu, jadi onan=ini itu, yang artinya lagi adalah transaksi atau keramain di sini dan disitu. Memang sebuah pengertian yang sedikit aneh, tetapi itulah adanya. Orang batak menyebut pasar dengan sebutan onan.

Onan Tiga Raja terletak di kelurahan Tiga Raja persis di bibir Danau Toba. Onan ini merupakan sebuah lapangan (mirip lapangan parkir) selebar lapangan bola dengan toko-toko mengelilinginya di sebelah selatan dan utara, balairung ada di sebelah timur dan danau toba ada di sebelah barat.

Tidak tau kapan persisnya onan ini mulai ada. Yang pasti onan ini sudah ada sejak lama, sejak jaman raja-raja dulu. Onan ini merupakan pasar tradisional yang dari sejak aku kenal sampai sekarang tidak ada yang berubah secara signifikan. Onan ini berlangsung tiga kali dalam seminggu. Hari Selasa dak Kamis merupakan pasar kecil sedangkan hari Sabtu merupakan pasar besar. Disebut pasar kecil karena berlangsung setengah hari dan pedagang serta pembeli tidak sebanyak hari Sabtu, sedangkan pasar besar berlansung sehari penuh dan sangat ramai dengan pedagang lokal serta pedagang dari kota serta pembeli yang datang dari seluruh penjuru kecamatan bahkan dari pulau Samosir.

Barang dagangan yang dijual di onan ini beraneka ragam seperti bahan makanan mulai dari cabe keriting sampai brocoli, mulai dari bawang rambu (bawang batak) sampai bawang bombai, mulai dari ikan pora-pora sampai ikan tuna, mulai dari beras catu sampai beras ketan, mulai dari susu kerbau sampai susu instan berkalsium tinggi, mulai dari daging babi sampai daging sapi, mulai dari terasi sampai penyedap rasa instan.

Ada juga produk tektil mulai dari seragam sekolah sampai jas pengantin, mulai dari kain belatcu sampai kain kebaya, mulai dari ulos ragi hotang sampai ulos ragi hidup, mulai dari kaos kaki sampai dasi semuanya dijual disana. Selain itu kita temukan juga peralatan rumah tangga dan pertanian mulai dari periuk sampai rais kuker (rice cooker), mulai dari cangkir kaleng sampai gelas kristal, mulai dari gayung sampai ember sampan, mulai dari cangkul sampai bajak, mulai dari pupuk sampai insektisida.

Untuk barang- barang accessories juga ada disana mulai dari gelang karet sampai kalung emas, mulai dari jepit rambut sampai jam tangan otomatis. Berbagai jenis alas dscn1648kaki juga ada, mulai dari sendal jepit sampai sepatu hak tinggi,mulai dari sepatu karet sampai sepatu bot. Peralatan sekolah juga tersedia mulai dari pensil sampai buku-buku pelajaran. Tidak ketinggalan juga bahan-bahan dan peralatan kosmetik, mulai dari gincu sampai dengan pemerah pipi.

Barang dagangan yang tak kalah menarik adalah jajanan pasar disana ada martabak, segala jenis kue-kue basah, rondang (nama kerennya pop corn), tipang (sejenis rondang tetapi terbuat dari bahan beras), pancung, dan banyak lagi. Ada juga misop ayam yang rasanya wawwww….. (jadi pengen). Ada lagi lontong yang murah meriah dan rasanya juga tidak kalah. Minum seddor (cendol) dibawah terik mata hari…mmmmmm. Atau makan pecal juga mi gomak tak kalah nikmatnya. Kalau ada duit lebih, bolehlah mencoba bakmi goreng atau bakmi kuah yang sangat lezat. Begitulah onan tiga raja dengan beraneka ragam barang yang diperjualbelikan.

Ketika aku kecil sampai SD salah satu hal yang paling menggembirakan dan sekaligus menyusahkan adalah ketika hari Sabtu ada libur dan ibu mengajak aku ikut ke onan. Menyusahkan karena aku harus naik angkot yang selalu membuat aku pusing dan akhirnya mabok dan muntah-muntah. Menggembirakan karena aku akan melihat danau toba, melihat keramaian tiga raja dan juga menikmati jajanan pasar yang ada disana. Biasanya aku ikut kepekan tiga raja bukan hanya sekedar jalan-jalan, tetapi harus karena ada keperluan yang tidak bisa diwakilkan seperti sekalian berobat ke puskesmas parapat, membeli baju seragam sekolah atau sepatu agar ukurannya pas dll.

Setelah aku SMP, setiap hari sabtu aku wajib ke pekan tiga raja. Hal ini karena aku SMP di Parapat dan setiap hari Sabtu pulang sekolah harus naik angkot dari pekan tiga raja. Jarak antara SMP-ku dengan pekan tiga raja sekitar 2 km dan setiap hari sabtu jalan kaki rame-rame dari sekolah ke pekan tiga raja. Setelah sampai di onan tiga raja biasanya tidak lansung naik angkot untuk pulang, tetapi keliling-keliling dulu sambil makan jajanan di seputar onan. Aku paling senang nongkrong di bibir danau toba yang sekaligus merupakan pelabuhan kapal motor yang akan menyebrangkan orang-orang ke pulau samosir. Disana aku biasa menghirup aroma air danau yang segar walaupun bercampur dengan aroma amis ikan mujahir yang dijajakan oleh penjual di sana. Aku juga bisa menikmati aktivitas orang-orang yang mau menyeberang ke pulau samosir. Menikmati ikan-ikan kecil yang berkeliaran di dalam air, menikmati kapal-kapal yang berayun-ayun di atas air danau. Semuanya sangat menarik bagi seorang anak kecil seperti aku kala itu.

Ada lagi hal yang selalu menarik perhatianku di onan tiga raja, yaitu pedangang obat. Pedagang obat ini kami kenal dengan istilah “parkoyok-koyok” (kira-kira artinya adalah pembual dan tukang ngomong). Parkoyok koyok sangat menarik perhatian banyak orang terlebih anak-anak. Parkoyok-koyok ini akan menggelar jualannya di atas tanah beralaskan kain atau plastik lengkap denga berbagai alat peraga. Obat yang dijual mulai dari obat cacing, obat kudis-kurap-kutu air, obat penumbuh rambut, sampai obat ejakulasi dini. Alat peraganya mulai dari gambar-kambar orang yang kena penyakit kulit, cacing-cacing gelang yang diawetkan dalam botol, pisau, keris, ular, sampai tiruan alat kelamin laki-laki. Parkoyok-koyok memang sangat pintar ngomong. “Mari-mari… yang jauh mendekat dan yang dekat merapat…..bla..bla..bla..” menjadi kalimat pembuka yang biasa digunakan untuk mengumpulkan orang-orang. Selanjutnya dari mulut parkoyok-koyok akan perhamburan kalimat-kalimat pamungkas untuk merayu orang-orang membeli jualannya. Selain pintar ngomong dia juga melakukan atraksi-atraksi yang menarik seperti bermain sulap, mengeluarkan ular dari sebuah kantong, menghipnotis orang dan banyak lagi. Parkoyok-koyok menjadi orang yang sangat dirindui tetapi sekaligus sangat dibenci. Dirindui karena kepintarannya ngomong dan atraksi-atraksinya yang menarik, tetapi dibenci karena obat-obat yang dia jual adalah obat-obat palsu yang membuat IMG_7131kecewa pembelinya.

Bagiku tiga raja juga menjadi tempat yang menarik karena disana juga aku akan melihat bule-bule yang berbaur dengan penduduk lokal dengan transaksi pasar tradisional. Biasanya bule-bule itu tertarik membeli barang barang cendramata seperti patung-patung dan ukiran tradisional, berbagai jenis ulos dan barang-barang tradisional lainnya. Biasanya para penjual barang sovenir sudah pintar berbahasa inggris sehingga transaksi dengan bule berlangsung lancar. Aku kagum dengan para penjual itu yang bahasa inggrisnya lancar pada hal mereka tidak pernah sekolah bahasa inggris bahkan hanya sekedar kursus bahasa inggris.

Begitu banyak hal-hal yang menarik dengan onan tiga raja. Rasanya tak cukup tulisan ini menampung semua hal-hal menarik itu. Bahkan banyak hal-hal menarik yang tidak cukup diungkapkan dengan kalimat, harus dirasakan dan dialami sendiri. Demikianlah sedikit ceritame ngenai pasar tradisional onan tiga raja.

Sejenak Bersama Wajah Sipanganbolon

Buat teman-teman yang sudah lama tidak pulang ke sipanganbolon, mari sejenak kita menikmati wajah Sipanganbolon. Foto-foto berikut diambil pada Desember 2008 s/d Februari 2009. Silahkan menikmati sepuas-puasnya, mudah-mudahan bisa mengobati rasa rindu kita.

cimg0230

Kantor kepala desa Sipanganbolon dengan latar belakang gereja HKI

cimg0009

Gereja HKBP Sipanganbolon

cimg0011

SD Negeri 1 Sipanganbolon

cimg0150

SD Negeri 2 Sipanganbolon

Apa yang anda rasakan ketika menikmati wajah Sipanganbolon di foto-foto tersebut…?

Silahkan tulis di komentar