Logika dan Emosi

Pernahkah kita berpikir mengapa otak ada di kepala dan hati ada di dada?

Dalam menjalani hidupnya,

manusia harus menggunakan otak,

mengunakan pikiran,

menggunakan logika.

Sebelum melakukan segala sesuatu, harus dipikirkan hasil atau akibat dari apa yang akan dilakukannya (walaupun tak selamanya hasil sesuai dengan harapan)

Tetapi bila hanya menggunakan otak, maka manusia akan hidup seperti robot.

Karena itu perlu ada hati,

perlu ada emosi,

sehingga hidup akan lebih berseni, lebih indah.

Tetapi mengapa otak ada di kepala dan hati ada di dada?

Logika harus lebih tinggi dari emosi.

Pikiran harus bisa menguasai perasaan

Hati boleh panas

Hati boleh marah

Hati boleh menangis

Tetapi….

Pikiran harus tetap dingin

Pikiran harus tetap jernih

Pikiran harus tetap damai

Dengan demikian hidup akan seimbang dan indah

Bila hati lebih tinggi dari otak

Bila emosi menguasai logika

Itu artinya otak ditaruh di dengkul dan hidup akan amburadul

The Office, 07 September 2007

Sang Matahari

Satu pemikiran pada “Logika dan Emosi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s