Di Sini Aku Merindu

Aku tak bisa memaksamu menuliskan namaku di bait-bait puisimu

Aku tak bisa memaksamu menghadirkan wajahku di mimpi-mimpimu

Aku tak bisa memaksamu menyebut namaku di dalam doa-doamu

Aku tak bisa memaksamu merindukan diriku di hari-harimu

Aku tak bisa memaksamu walau aku sangat mengharap.

Aku selalu menuliskan namamu di bait-bait puisiku

Aku selalu menghadirkan wajahmu di mimpi-mimpiku

Aku selalu menyebut namamu di dalam doa-doaku

Aku selalu merindukan dirimu di hari-hariku

Aku selalu mengharapkanmu walau aku tak bisa memaksa

Naluriku berkata kamulah jawaban doa-doaku

Hatiku berkata kamulah anugrah terindah itu

Tapi aku tak tau harus memulai dari mana

Aku merana di sini dalam gelisah, gundah dan galau

Aku tau hanya kamulah jawaban dari gelisah, gundah dan galau ini

Tapi aku tak tau harus memulai dari mana

Disaat rinduku tak terbendung,

Aku memanggil namamu

Aku memeluk bayangmu

Aku tak bisa memaksamu dan aku tak tau harus memulai dari mana

Istana kecilku, 06 September 2007

Sang Matahari

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s